Pulau ( Gunung ) Tidore A.K.A Kie Matubu

Alhamdulillah tercapai juga niat mendaki Gunung di Pulau Tidore yaitu Kie Matubu.

Pulau Ternate - Pulau Maitara - Pulau Tidore (wikimapia)

Pulau Ternate – Pulau Maitara – Pulau Tidore (wikimapia)

Pulau Tidore terletak berseberangan dengan pulau Ternate.

Jika pulau ternate diibaratkan secara harfiah sebagai  sebuah gunung yaitu Gamalama yang muncul dari dasar lautan, maka Pulau Tidore merupakan gunung “Kie Matubu” yang muncul dari dasar lautan walaupun garis pantainya relatif tidak membentuk lingkaran seperti Ternate.

Sempat beredar berita di media-media massa beberapa waktu yang lalu bahwa Pemerintah Indonesia akan melakukan penelitian terhadap Gunung Tidore bersamaan dengan lokasi lainnya seperti Gunung Padang di Cianjur – Jawa Barat, dikarenakan secara kasat mata fisiknya menyerupai wujud dari sebuah piramida. Tapi layaknya sebuah drama, berita yang susah di terima nalar akan hilang tanpa tindak lanjut.

Super View...Kie Matubu-Tidore (belakang), Pulau Maitara (Tengah) dari Tepi danau Nngade Ternate

Super View…Kie Matubu-Tidore (belakang), Pulau Maitara (Tengah) dari Tepi danau Nngade Ternate

Karena Bentuknya yang lebih “lancip” itu  maka banyak yang mengganggap bahwa Gunung Tidore – Kie Matubu jauh lebih tinggi daripada Gunung Ternate – Gamalama. Padahal berdasarkan data Resmi Di Situs Badan Geologi Republik Indonesia, Puncak Gunung Tidore yang yang berada  1.730 m diatas permukaan laut hanya lebih tinggi 15 m dari Gunung Gamalama.

Cerita Perjalanan kami….

Dari Ternate ke Tidore kami memutuskan untuk menggunakan sepeda motor disebabkan untuk mencapai Desa Gurabunga ( Start Point Pendakian) di Kota Tidore Kepulauan, berdasarkan pengalaman akan ditemui jalan desa yang berliku, mendaki tajam dan sedikit tidak rata, maka sepeda motor adalah pilihan terbaik (dan juga murah tentunya..:) ).

Perjalanan laut ditempuh dengan menggunakan perahu motor kayu.

Transportasi Perahu Motor dari Ternate Ke Tidore

Perahu Motor Kayu ( Perahu kayu yang menggunakan mesin tempel ) plesetan : Perahu Kayu yang diatasnya dimuat motor…

Setelah Meminta Izin Ke Pemuka Desa Setempat, dengan Bismillah kami memulai pendakian…

Jalur Awal pendakian masih didominasi oleh jalan setapak yang bercabang-cabang. Kiri dan Kanan perjalanan awal disambut oleh perkebunan warga, mulai dari tomat, sawi, labu, dan tentunya wangi harum khas Pohon Cengkeh dan Pala yang sudah mulai berbuah.

Jalur setapak yang bercabang akan berhenti ketika kita menemui tempat istirahat pertama dimana terdapat semacam bangunan pondok yang digunakan sebagi tempat upacara adat warga sekitar yang ketika pelaksanaannya akan dipimpin Soa Sowohi (pemimpin kampung) yang disebut Folajikusesurabi ( Info dari  Bp. Bambang Warga Desa Gurabunga).Dari titik ini pendaki akan menggunakan jalur sebelah kiri, sedangkan jalur sebelah kanan terlarang bagi pendaki seperti tertera di papan peringatan.

Rumah Adat Kepercayaan Warga Sekitar

Rumah Adat Pos Pendakian Awal Gunung Kie-Matubu Tidore

Setelah menempuh kurang lebih 2, 5 jam pendakian, menjelang sore hari kami diguyur hujan deras, terpaksa tenda harus didirikan guna menunggu cuaca lebih bersahabat untuk melanjutkan pendakian. Niat untuk melihat sunset dari puncak Kie Matubu harus dilupakan dulu.

Malam – Sekitar Jam 9 WIT, kami sampai di puncak Kie Matubu, kabut masih meliputi puncak, cahaya dari Kota Ternate pun tidak kelihatan namun Kopi Hangat dan Mie rebus yang dimasak untuk membuyarkan dingin sangatlah MANTAP terasa..

Setelah tenda berdiri kokoh di ketinggian 1.730 m dpl, Istirahat akan lebih baik. Masing-masing dari kami menyetel alarm HP untuk bangun di subuh harinya, agar tidak melewatkan peristiwa subuh dari puncak Kie Matubu yang konon katanya, sangat luar biasa memanjakan mata dan pikiran.

Benar saja,mulai dari subuhnya kami disungguhi pemandangan yang sangat menakjubkan (one of many thing that you can get when doing this )

Seakan proses Detoxifikasi berlangsung di tubuh, yang ada hanya pikiran positif mengagumi Setitik mahakarya Alam dari Allah SWT Sang Maha Pencipta. Subhanallah…….

Sunrise view over Top Of Mount Tidore

Sunrise view over Top Of Mount Tidore

Pemandangan Kota (Pulau) Ternate di Subuh hari dari Puncak Tidore

Pemandangan Kota (Pulau) Ternate di subuh hari dari puncak Tidore

Garis Langit Kie Matubu

Garis langit Kie Matubu

Tugu Di Puncak Gunung Kie Matubu - Tidore

Tugu Di Puncak Gunung Kie Matubu – Tidore

Sangat Menakjubkan " Ternate dan Maitara"

Sangat Menakjubkan ” Ternate (atas) dan Maitara (tengah)”

Tumpukan Batu Di yang membentuk semacam Shelter di Puncak Gunung Tidore (bisa jadi piilhan tempat berlindung bagi yang tidak membawa tenda)

Tumpukan batu yang membentuk semacam tempat berlindung di Puncak Gunung Tidore (bisa jadi piilhan bagi yang tidak membawa tenda)

Kenapa masih ada Vandalisme (Coret-coret tidak bermutu) di tempat seindah ini..?? Merusak..tidak membawa faedah sama sekali, Dalam konteks pikiran yang bijaksana, tidak akan ada sebuah penghargaan dari orang yang mengaku bahwa ia telah berhasil mencapai puncak dan mengukuhkan namanya dengan coretan cat seperti diatas..melainkan telah kehilangan nilai dari sebuah pendakian ( just my opinion )

Advertisements
Categories: Altitude, Maluku Utara | Tags: , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Pulau ( Gunung ) Tidore A.K.A Kie Matubu

  1. Halo mas, ini cerita tahun 2013 lalu, apakah masih ada info untuk pendakian gunung ini? mungkin sewa tenda, guide, dan perlengkapan lainnya barangkali. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: